Dan mungkin aku seseorang yang kekurangan waktu untuk berinovasi membuat kreatif spektakuler, dan waktu yang kurasa amat cepat hingga kekurang waktu .
Seperti nya 24 jam 1 hari itu amat kurang, alhamdullillah rasa syukur ini masih tuhan sang pencipta izinkan untuk merealisasikan dalam ucapan .
Waktu, jika mesin waktu ada yang jual .Mungkin aku salah satu yang memesan itu,lalu menggerakan segala upaya daya kemmampuan untuk bergerak aksi ,mencipta hal baru menemukan inovasi dan temuan baru yang di uji coba dalam lab sendiri .
Sayang nya, umur ku , umur ku pun terkikis oleh sang pengendali waktu .Zaman ini aku benar sibuk karena membagi waktu untuk memberdayakan inti diri .
Dari bangun, tidur, bangun tengah malam ,dini hari serta bangun lagi .Dari membagi waktu ibadah ke sang pencipta , berkarya .
Dari menghujam dzikir La Illa ha Illa la, sholat, meditasi jiwa, sholawat , baca Qur'an walau tempo satu hari hanya dapat 1 halaman ,tapi alhamdullillah 1 tahun pasti ada khatam juga .
Waktu, ketika kini dan nanti waktu, dan sang maut memanggil ku, setidak nya masa kehidupan ini aku swudah berjuang dari semua nya .bahkan jari , itu mata , kalbu, otot otak kepala bahkan fisik jasad .
Mengapa aku ibadah ke tuhan ? Tentu aku tak ingin durhaka pada sang pencipta yang meng-Adakan aku ,selain itu. Dalam nur , saat bermunajat cinta pada nya juga berikan , daya cas roh ku semakin kuat , kiat-kiat dalam jalani naskah hidup ku .
Pada ketentuan waktu, aku juga tak ingin harta atas waktu yang tuhan kasih, aku Korupsi kan dalam hal kurang baik, tak baik ,merugikan di jagad ini .
Belom, aku tak mengatakan aku sebut nama nya hanya ada lafazh dzkir la Illa ha Illa la, tapi ada banyak dzikir .
Waktu, dan tempo waktu yang hanya singkat ini , aku harus melakukan terbaik di masa hidup kini dan nanti .
Ah, aku malah curiga sama diri ku .masa diri ku, bibir ku malas tuk menyebut kebesaran sang pencipta .Namun dalam perjalanan kisah jati diri, ini lah saya.
Ketika waktu mulai berhenti , dan mesin waktu di puncaknya langit berhenti, aku pun telah pergi .tanpa jejak tanpa kata , temui aku di karya-karya legend ku .
Aku yang sibuk, apa sibuk ?
Pasal nya ini memang ,aku serius dalam keseriusan dalam sibuk itu sendiri .Jika aku bisa membelah tubuh fisik jadi tujuh bagian , aku kan tersenyum mungkin .Tapi, ranah itu mungkin masuk tubuh ghoib nya fikiran ,daya Sukma dan kejiwaan .
Waktu amat deras seperti hujan , yang mengalir dari atap langit menuju permukaan bumi, pada saat nya kitab raksasa yang ada di ufuk langit, dan daun kematian ku jatuh dari pohon yang ada di langit aku pun menyesal , tak berbuat yang manfaat .
Aku setelah sekian lama, lalu larut dalam dzikir ku, pada napas roh, aku dan deras nya menulis seakan melihat ketikan perketikan di langit tertinggi, dengan rasa dalam inti roh ku pun mengambang ke langit tanpa batas .Daya ibadah dalam sujud ku, berikan aku daya power untuk berkarya di perbatasan zaman ini .
Tanpa sadar aku menulis sudah jutaan kata bahkan tak terhingga, terdorong untuk menuju memuji nya .
Waktu, fikiran ku, terus berikan suntikan kata di kata, jari ku seakan bertransformasi jadi, dan jadikan roh dalam kalimat ini .
Hingga aku lenyap pada tulisan ini, dan nikmat mana lagi yanng ingin ku dustakan .pada mesin waktu aku hanyalah kata yang malu-malu ingin menyapa diri mu kamu dia dan mereka .
Aku mungkin bisa jadi pasukan dari milyaran kata, tapi waktu yang tuhan berikan pada ku, sudah cukup dan nikmat tanpa batas nya . Walau kata ku tak bisa menangis, ketahui lah kalbu ini lugu dan polos, seperti pecah nya tangis bayi dalam pelukan sang ibu .
Lalu, aku pun mengucap berterima kasih pada jari ku, dan mata ku dalam 2920 kata yang di ungkap, atau di buka oleh bibir jari yang berkata-kata .
🥀🌷🌺 Salam sayang & Kasih