Aku hanya mimpi, aku yang merasa ini lah impian, kala terbangun aku bersimpuh, aku pada kain putih, aku hanya numpang di jagad digital, numpang singgah sebentar .
Aku ada dalam lubang itu, masih menahan isak tangis panjang, aku masih di bawah nisan .
Aku milik-Nya dan untuk-Nya
Aku tahu, kita hanya lah insan beruntung yang bermimpi di dunia .
Setelah sadar ,kita mungkin tak bisa bedakan lagi alam kubur, alam Maya, alam bumi .
Cubit lah dengan lembut lengan kanan mu itu, rasakan nikmat Tuhan sang pencipta, kala masih bisa merasa .
Jika kesucian menelantarkan putih mu, maka masuk lah di kitab langit, getarkan saja ikuti kehendak langit .
Jika kesucian tak baik di jutaan mata ,ikuti lah babak buku langit, yang mungkin mengajak mu masuk ke lembah kehinaan .
Kamu tahu, duhai daging
Kamu juga, apa kamu tahu duhai mata
Dan kamu duhai jari, apa kamu mengetahui itu
Inilah jagad digital, alam bumi dan Maya yang miliki ,tubuh perasaan .
Tapi sayang kamu sudah di alam kubur, kamu mau bangkit, mau berbuat ,niat baik ,niat polos yang lugu, pun sudah terlambat .